Tampilkan postingan dengan label Materi TKJ. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi TKJ. Tampilkan semua postingan

Pengertian Dasar JARINGAN KOMPUTER


Pada masa permulaan perkembangan sistem komputer hanya dikenal satu jenis system, yaitu sistem komputer dengan proses yang terpusat seperti nampak pada gambar. Sistem seperti ini hanya menggunakan sebuah CPU yang akan melaksanakan semua tugas yang diperintahkan kepadanya. Hal ini berlaku baik untuk sistem yang digunakan oleh seorang pemakai (single-user) maupun digunakan oleh banyak pemakai (multi-user).
Contoh multi-user
Pada komputer single user, sebuah CPU yang berfungsi untuk memproses data, biasanya dilengkapi dengan monitor dan keyboard dan hanya bisa digunakan oleh seorang pemakai. Komputer jenis ini kemudian dikenal sebagai personal komputer.
SEPERANGKAT KOMPUTER
Pada komputer multi user, beberapa terminal yang berfungsi untuk memasukkan data, dihubungkan pada sebuah CPU. CPU kemudian memproses data yang berasal dari pelbagai terminal.
multi user lainya
Pada system komputer semacam ini, semua peralatan pendukung yang digunakan, seperti misalnya printer, plotter, terminal dan sebagainya, juga dihubungkan melalui controller ataupun interface langsung ke-CPU tersebut.
jaringan-4
Perkembangan pesat teknologi komunikasi data dan perangkat lunak yang terjadi menimbulkan apa yang dikenal sebagai system komputer dengan proses terbagi (distribusi processing) yang seperti terlihat pada gambar. Sistem ini menyebabkan suatu organisasi tidak lagi brgantung pada satu CPU. Rusak atau tidaknya suatu CPU tidak menyebabkan berhentinya seluruh proses dengan system komputer, tetapi hanya sebagian yang terganggu
jaringan-5
Perkembangan teknologi semikonduktor yang sangat pesat menyebabkan munculnya personal komputer. Akibatnya semakin banyak lagi pihak yang mampu dan terdorong untuk menggunakan system komputer dalam melaksanakan tugasnya. Keadaan menyebabkan keperluan kerjasama antar system komputer yang lebih baik dari apa yang ada semakin mendesak
jaringan-6
Perkembangan PC mendorong kebutuhan kerja sama antar system komputer PC dan juga komputer yang lebih besar (mini ataupun mainframe). Hal inilah yang kemudian menyebabkan munculnya apa yang dikenal dengan Local Area Network atau disingkat LAN ataupun Wide Area Network yang disingkat WAN.
jaringan-7

SUATU PERANGKAT KERAS YANG DI BUTUHKAN DALAM MEMBANGUN SUATU JARINGAN

Perangkat keras yang di butuhkan untuk membangun suatu jaringan komputer adalah : Komputer, Network Card, Hub, semua segala sesuatu yang ada kaitanya dengan koneksi jaringan seperti: Printer,CDROM,Scanner,Bridges,Router dan lainnyayang dibutuhkan untuk proses transmisi data di dalam jaringan.
Adapun Komponen Jaringan Komputer
1. File Server
2. Workstations
3. NIC (Network Interface Card)
4. Repeater
5. Consentrator/Hub/switch
6. Bridge
7. Router
1> File Server adalah sebuah file server yang bertugas untuk mengontrol komunikasi dan informasi diantara mode/pc/komponen dalam suatu jaringan tersebut.file server juga merupakan jantunya kebanyakan jaringan, berupa komputer yang memiliki kecepatan tinggi,memiliki sebuah memori yang cukup besar, hardisk yang memiliki kapasitas yang besar,kartu jaringan yang cukup cepat.suatu sistem operasipun disimpan di dalam tersebut,juga termasuk adanya beberapa seatu aplikasi dan data yang dibutuhkan untuk jaringan.
2> Workstation adalah suatu komputer yang terhubung ke file server dalam suatu jaringan tersebut.
3> NIC adalah merupakan perangkat yang menyediakan media yang menghubungkan antar komputer, kebanyakan kartu jaringan kartu internal,yaitu suatu kartu jaringan yang dipasang dalam slot ekspansi didalam suatu komputer tersebut.
4> Ethernet Card adalah Beberapa mobo model baru umumnya sudah memasukan kartu jaringan kedalam salah satu onboardnya.namun jika tidak katu tersebut dapat kita beli secara terpisah.
5> Repeater adalah suatu alat untuk menguatkan kembali sinyal listrik yang lebah.setelah menempuh perjalanan yang mungkin jauh, sinyal listrik akan mengalami pelemahan atau penurunan kekuatan sinyal dikarenakan ada beberapa faktor alam seperti interferensi.maka untuk menguatkan kembali sinyal tersebut maka gunakanlah repeater jarak maksimal untuk repeater adalah 100 m.
6> HUb/switch/Consentrator adalah sebuah perangkat yang menyatukan kabel-kabel network dari tiap-tiap konsentrator.
7> Bridge adalah suatu alat untuk menghubungkan dua buah LAN yang berbeda.kebanyakan suatu bridge mengetahui masing-masing alamat dari tiap-tiap segmen worstation yang terhubung dalam suatu jaringan tersebut.di ibaratkan bridge ini sebagai polisi lalu lintas yang yang mengatur dipersimpangan lalu lintas pada saat jam-jam sibuk/macet.bridge tersebut mengatur agar suatu informasi diantara kedua sisi network tetap jalan dengan baik/lancar/teratur.bridge juga dapat menghubungkan dua lan yang menggunakan kabel yang berbeda.
8> Router fungsinya hampir sama seperti bridge namun router lebih cerdas/pintar router juga berfungsi untuk mengarahkan informasi dari suatu jaringan ke suatu jaringan yang lain (Routing).karena router mampu mencari suatu jalur yang teraik(kosong/lancar) untuk menyampaikan pesan kealamat tujuannya.sementara bridge hanya mengetahui masing-masing alamat dari sebuah komputer dalam sisis jaringan, router dapat mengetahui alamat komputernya, bridge dan router yang lainya di keseluruhan jaringa.router juga dapat melihat dari pihak/sisi siapa yang sibuk dan bisa mengarahkannya dari sisis sibuk tersebut sampai tidak sibuk lagi.router biasa digunakan pada WANatau sebuah lan ingin di sambungkan kesebuah internet.kalau tidaka salahpun router dibagi dua dapat berbentuk dadicated asli ataupun berbentuk pc saja.

Perangkat Jaringan LAN

Perangkat Jaringan LAN

Local Area Network (LAN)
Terdapat sejumlah perangkat yang melewatkan aliran informasi data dalam sebuah LAN. Penggabungan perangkat tersebut akan menciptakan infrastruktur LAN. Perangkat-perangkat tersebut adalah :
* Repeater
* Bridge
* Hub
* Switche
* Router
Repeater/Penguat
Repeater, bekerja pada layer fisik jaringan, menguatkan sinyal dan mengirimkan dari satu repeater ke repeater lain. Repeater tidak merubah informasi yang ditransmisikan dan repeater tidak dapat memfilter informasi. Repeater hanya berfungsi membantu menguatkan sinyal yang melemah akibat jarak, sehingga sinyal dapat ditransmisikan ke jarak yang lebih jauh.
Hub
hub.gifHub menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN. Hub adalah repeater dengan jumlah port banyak (multiport repeater). Hub tidak mampu menentukan tujuan; Hub hanya mentrasmisikan sinyal ke setiap line yang terkoneksi dengannya, menggunakan mode half-duplex.
Bridge
bridge.gifBridge adalah “intelligent repeater”. Bridge menguatkan sinyal yang ditransmisikannya, tetapi tidak seperti repeater, Brigde mampu menentukan tujuan.
Switch
ethernetswitch.gifSwitch menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN, sama seperti hub. Perbedaannya adalah switch dapat beroperasi dengan mode full-duplex dan mampu mengalihkan jalur dan memfilter informasi ke dan dari tujuan yang spesifik.
Router
router.gifRouter adalah peningkatan kemampuan dari bridge. Router mampu menunjukkan rute/jalur (route) dan memfilter informasi pada jaringan yang berbeda. Beberapa router mampu secara otomatis mendeteksi masalah dan mengalihkan jalur informasi dari area yang bermasalah.

cara membuat kabel LAN


pertama siapkan alatnya terlebih dahulu :
1. Kabel UTP
2. RJ-45
3. Crimping Tools
4. Tester Jaringan
Pertama buat kabel Stright, langkahnya sebagai berikut :
1. Kupas ujung Kabel UTP Menggunakan Cutter / Crimping tool kira – kira 2cm, kemudian pisahkan lilitan antara kabel putih warna dan tarik lurus kabel – kabel tersebut agar mudah menyusunnya.
2. Urutkan Kabel Tersebut sesuai kebutuhan Straigh atau cross, untuk straight buat urutan sesuai standart yang sering digunakan. Urutannya sebagai berikut :
Straigh :
1. Putih Orange ===Ujung == > 1.Putih Orange
2. Orange ===Ujung == > 2.Orange
3. Putih Hijau ===Ujung== > 3.Putih Hijau
4. Biru ===Ujung== > 4. Biru
5. Putih Biru ===Ujung== > 5. Putih Biru
6. Hijau ===Ujung== > 6. Hijau
7. Putih Coklat ===Ujung== > 7.Putih Coklat
8. Coklat ===Ujung== > 8.Coklat
Cross :
3. Putih Hijau ===Ujung== > 1.Putih Orange
6. Hijau ===Ujung== > 2.Orange
1. Putih Orange ===Ujung == > 3.Putih Hijau
4. Biru ===Ujung== > 4.Biru
5. Putih Biru ===Ujung== > 5. Putih Biru
2. Orange ===Ujung == > 6.Hijau
7. Putih Coklat ===Ujung== > 7.Putih Coklat
8. Coklat ===Ujung== > 8.Coklat
3. Setelah di susun rapihkan kabelnya dan sama ratakan ujunganya jangan sampai ada yang panjang pendek.
4. Masukan kabel UTP ke dalam Konektor RJ-45 kemudian press dengan crimping tools agas tidak lepas. Lakukan hal yang sama di ujung satunya jika ingin membuat kabel straight.
5. Tes menggunakan tester jaringan apakah sudah terpasang dengan sempurna apa blm. Urutan lampu yang menyala di tester harus berurutan tidak blh lompat-lompat.
NB: Untuk kabel Cross lakukan cara yang sama seperti di atas namun ada sedikit perbedaan yaitu ujung satunya dibuat dengan urutan Straigh namun ujung satunya lagi dibuat dengan urutan Cross.
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Macam - macam Topologi Jaringan Komputer

Jenis-Jenis Jaringan Komputer : Macam - macam Topologi Jaringan Komputer


Topologi Jaringan adalah hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station. Macam Topologi Jaringan ada 5 macam yaitu Topologi Bintang, Topologi Cincin, Topologi Bush, Topologi Mesh, Topologi Pohon. Semua ini merupakan Topologi Jaringan Komputer.
Sedangkan Topologi jaringan dalam telekomunikasi adalah suatu cara menghubungkan perangkat telekomunikasi yang satu dengan yang lainnya sehingga membentuk jaringan. Dalam suatu jaringan telekomunikasi, jenis topologi yang dipilih akan mempengaruhi kecepatan komunikasi. Untuk itu maka perlu dicermati kelebihan/keuntungan dan kekurangan/kerugian dari masing ‐masing topologi berdasarkan karakteristiknya masing topologi berdasarkan karakteristiknya. Berikut ini adalah jenis atau Macam - macam Topologi dari jaringan tersebut
  • Topologi bus
Topologi bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.
Kesulitan utama dari penggunaan kabel sepaksi adalah sulit untuk mengukur apakah kabel sepaksi yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node.).
Pada topologi bus dua ujung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan men tap Ethernetnya sepanjang kabel.
Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan
 Gambar Topologi Bus
  •  Topologi Ring
Topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan. Topologi ring digunakan dalam jaringan yang memiliki performance tinggi, jaringan yang membutuhkan bandwidth untuk fitur yang time-sensitive seperti video dan audio, atau ketika performance dibutuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.
 Gambar Topologi Ring
  •  Topologi Star
Topologi star digunakan dalam jaringan yang padat, ketika endpoint dapat dicapai langsung dari lokasi pusat, kebutuhan untuk perluasan jaringan, dan membutuhkan kehandalan yang tinggi. Topologi ini merupakan susunan yang menggunakan lebih banyak kabel daripada bus dan karena semua komputer dan perangkat terhubung ke centralpoint. Jadi bila ada salah satu komputer atau perangkat yang mengalami kerusakan maka tidak akan mempengaruhi yang lainnya (jaringan).
 Gambar Topologi Star
  •   Topologi Tree
Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .
 Gambar Topologi Tree
  • Topologi Mesh
Topologi jala atau Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicatedlinks).
Dengan demikian maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan maka setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port Input/Output (I/O ports).
 Gambar Topologi Mesh